Beberapa minggu belakangan ini membantu teman untuk instalasi aodv-uu di linux. Aodv-uu sendiri adalah protokol untuk ad-hoc. Setelah baca-baca sedikit tentang ad-hoc, ternyata dapat dibuat LAN dengan menggunakan ad-hoc. Tanpa kabel, dan hanya menggunakan sinyal wi-fi maka dapat tercipta WAN.
Klo begitu jadi kepikiran bikin aplikasi bantu pembelajaran (seperti net op yang pernah saya lihat) yang terkoneksi dengan bantuan protokol ad-hoc. Jadi, mahasiswa dan dosen dapat melakukan koneksi tanpa memerlukan kabel. Dan aplikasi ini membantu untuk melakukan komunikasi antara dosen dan mahasiswa. Seperti transfer modul, mengirim pesan singkat, dan bagi dosen dapat memantau apa yang sedang dilakukan oleh mahasiswa di notebooknya. Untuk dosen mungkin aplikasi yang harus diinstal adalah yang server, sedangkan untuk mahasiswa adalah client. Kira-kira bisa tidak ya?
Kamis, 29 Oktober 2009
Aplikasi Bantu Pembelajaran yang Terkoneksi Via Ad Hoc
Label: Edu
Diposkan oleh nang's blog di 13:44 0 komentar
Rabu, 07 Oktober 2009
Instal Visual Basic 6 Pro via Wine di Ubuntu 8.10
Penasaran banget setelah baca dari link WineHQ bahwa dapat melakukan instalasi visual basic 6 di wine. Kebetulan lagi ada bantuin penelitian teman tentang queue manager dengan visual basic 6. Ya udah coba install vb deh di wine. Platform wine-nya adalah Ubuntu 8.10.
Awalnya wine yang saya pakai versi 1.0.1, yang merupakan bawaan dari ubuntu 8.10. Dari website diatas, wine harus diupdate ke 1.1.14. Untuk download wine bisa di link ini.
Setelah mengunduh wine 1.1.14, dan instal di ubuntu, langkah selanjutnya adalah instalasi VB 6. Jika tidak punya cd instalasi vb 6 dapat juga menggunakan visual studio 6, tapi yang diinstall hanya vb saja.
Sebelumnya setting terlebih dahulu wine Anda. Bisa dengan mengetikkan 'winecfg' dari terminal atau dari Application > Wine > Configure Wine.
Pada tab Applications, setting Windows version menjadi 'Windows ME'. Setelah itu lakukan instalasi VB 6. Pilih setup.exe dari cd Instalasi kemudian ikuti langkah-langkah instalasi seperti biasa di lakukan di wind**s.
Setelah tahap instalasi selesai, rubah kembali settingan Windows Version menjadi 'Wndows XP'. Setelah itu jalankan VB 6 dari Applications > Wine > Programs > Visual Basic 6.
Maka VB 6 akan tampil di layar Linux Anda.
Saya telah berhasil. Tapi jangan harap bisa menggunakan semua tools yang ada di VB 6 yang berjalan di linux. Karena akan terdapat beberapa error. Ini saya alami ketika saya akan menggunakan winsock di aplikasi vb yang saya buat. Ketika saya akan menambahkan component, keluarlah pesan error, "Out Of Memory". He..he..he..Namanya juga bukan tempatnya. Kayanya butuh konfigurasi lebih lagi jika Anda ingin benar2 memakai VB 6 di Wine.
Saya menyarankan menggunakan gambas yang sudah disiapkan untuk menggantikan VB di linux. Dan yang pasti gambas itu Open Source, halal men.....
Go Open Source.....
Label: Edu
Diposkan oleh nang's blog di 02:25 0 komentar
Senin, 28 September 2009
Perahu dan Cita-cita
Bu Guru pagi hari itu bertanya kepada seluruh muridnya, "Siapa yang ingin jadi dokterrrr???". Serentak murid-murid dikelas tersebut menjawab, "Sayaaaaaaaaa........".
Suatu hal yang lumrah memang, jika sewaktu kecil cita-cita yang diharapkan adalah menjadi seorang dokter. Karena dalam pikiran anak kecil biasanya masih seperti perahu kecil yang berada di tengah samudra dan samudra tersebut sedang mengalami badai, yang akhirnya membawa sang perahu terombang-ambing kesana kemari atau biasa disebut dengan labil.
Tapi seiring dengan waktu perahu itu semakin membesar karena diperbaharui atau ditambahkan dengan kayu penguat. Begitu juga dengan nahkoda yang mengemudikan perahu tersebut. Perahu dan nahkoda tersebut mulai dapat bekerja sama menghadapi badai di samudra untuk menentukan arah perjalanan perahu tersebut. Walaupun sangat susah untuk melalui badai tersebut, tapi pastilah setiap orang ingin melewati badai tersebut.
Dan jika akhirnya perahu tersebut sampai ketujuannya, maka perahu tersebut akan dengan gagah berlabuh ke sebuah pulau tujuannya.
Satu hal yang tidak boleh dilupakan perahu tersebut adalah untuk mengecek kembali lubang-lubang yang terdapat di badan perahu, jika terdapat lubang maka haruslah ditambal, jangan sampai pada perjalanan berikutnya akan membuat perahu tersebut karam di telan samudra yang lebih ganas. Penting sekali intropeksi diri dalam kehidupan ini. Dan juga jangan pernah menaruh dendam pada seorang yang lain karena suatu saat orang yang kita benci mungkin akan menjadi orang yang kita perlukan. Tuhan saja maha pengampun lagi maha penyayang.
Label: Cerita
Diposkan oleh nang's blog di 01:40 1 komentar
Senin, 31 Agustus 2009
Aplikasi perkalian untuk Anak SD
Anak SD agak sedikit susah dalam menghafal perkalian. Semoga dengan aplikasi sederhana ini anak SD dapat dengan mudah membantu dalam melatih hafalan perkalian mereka.
Program ini membuat soal dalam bentuk sederhana untuk menghitung dua buah bilangan perkalian. Jika jawaban benar maka akan menghasilkan pesan bahwa jawaban benar. Jika salah maka akan muncul pesan salah dan harus mengulangi untuk menjawab soal yang salah tersebut.
Tampilan awal dari Program adalah sebagai berikut:
Jika benar akan muncul pesan:
Jika salah maka akan muncul pesan:
Untuk download aplikasi silahkan unduh disini:
Kali.zip
Untuk Source Code silahkan unduh disini:
Perkalian.zip
Selamat mencoba.
Label: Edu
Diposkan oleh nang's blog di 01:15 0 komentar
Selasa, 25 Agustus 2009
Tutorial Pengenalan Ubuntu 9.04
Tanggal 25 Agustus 2009, saya terlibat dalam acara pengabdian masyarakat di Universitas Mercu Buana Jurusan Teknik Informatika. Saya diminta untuk menjadi instruktur dalam acara tersebut bersama dengan Pak Abdusy Syarif. Sebenarnya beliaulah yang memiliki hajat pengabdian masyarakat ini. Beliau membuat dua kelas pelatihan, pertama untuk karyawan, dosen dan guru-guru SMA, sedangkan kelas kedua untuk siswa-siswi SMA. Kebetulan saya menangani kelas kedua, yaitu siswa-siswi SMA.
Peserta pelatihan kurang lebih sekitar 27 orang dari SMA Budi Mulia dan SMK Cinta Kasih. Materi yang disampaikan adalah sekitar pengenalan Ubuntu 9.04. Mulai dari aplikasi yang terdapat di Ubuntu hingga cara penggunaan CLI di terminal. Tapi hanya pengenalan saja. Waktu yang disediakan untuk menyampaikan materi serasa tidak cukup, padahal materi sudah diringkas sedemikian rupa, tetapi tetap saja tidak dapat disampaikan seluruhnya.
Jika Anda ingin tutorial dari pengenalan Ubuntu ini, silahkan download di bawah ini.
Tutorial_Ubuntu_9.04
Salam Open Source.
Label: Edu
Diposkan oleh nang's blog di 19:29 0 komentar
Jangan Menyerah yuk....
Hidup ini memang penuh dengan aral rintangan. Untuk mendapatkan apa yang saya inginkan, seperti harus menempuh jalan yang terjal dan berkelok-kelok. Sepertinya tidak ada jalan yang lurus seperti yang diharapkan. Apakah semua orang merasakan hal yang sama dengan saya atau saya saja yang membuat hidup ini menjadi lebih sulit dalam mendapatkan sesuatu.
Jika mendengarkan talk show tentang orang-orang sukses di tv, rasanya saya juga ingin menjadi seperti mereka. Ya iyalah, semua orang juga ingin sukses, dan mendapatkan apa yang mereka impikan. Selalu timbul di pikiran saya sebuah pertanyaan. Apakah mereka memperoleh itu semua dengan sebuah kerja keras, dan semangat pantang menyerah? Atau juga terdapat sedikit unsur "luck"? Kayanya jawabannya Wallahu A'lam.
Jika saya berpikir tentang kekuasan Yang Diatas, bahwa takdir seseorang telah ditentukan di "Lauhun Mahfudz" berarti akan percuma saja berusaha dengan keras bagi seseorang yang telah ditentukan menjadi seorang tukang sapu jalan seumur hidupnya. Subhanallah, saya jadi teringat intisari dari perkataan Array, si simpai keramat sepupu dari Ikal di novel Sang Pemimpi karangan Andrea Hirata, bahwa kita tidak Boleh Mendahului Zat Yang Maha Kuasa. Yang dibutuhkan adalah berusaha sekuat mungkin untuk mendapatkan hasil yang terbaik.
Mungkin saja apa yang termaktub di "Lauhun Mahfudz" bisa berubah dengan semangat pantang menyerah dan kerja keras untuk mendapatkan impian yang diimpi-impikan. Amin.
"Teruslah kejar mimpimu"
Label: Free
Diposkan oleh nang's blog di 08:30 0 komentar
Sabtu, 08 Agustus 2009
Keluar Dari Lubang Jarum (3)
Ternyata itu adalah suara dari pak arif, salah satu petinggi guru di sekolah kami. Pada malam itu dia sedang piket di ruang piket guru. Dan tidak seperti biasanya dia berkeliling sampai ke lantai atas, terutama lantai 5.
Sayup-sayup terdengar perkataannya "Hei, kamu sedang apa di sini Kamil?, Kok tidak di kamar kamu?".
Kamil yang ditanya seperti itu langsung terdiam dan langsung berdiri dari kursi belajar. Dan langsung menggeser kursi tersebut ke arah depan saya, seperti akan menutupi saya. Beruntungnya pak Arif tersebut langsung masuk ke dalam ruang tidur sehingga tidak menyadari saya yang sedang tidur di bawah meja belajar.
Seketika itu saya berencana untuk melarikan diri. Saya tidak lagi memperhatikan pembicaraan antara pak Arif, Humed, Kamil, dan Daen. Yang ada di otak saya adalah keluar dari kamar Humed ini dengan segera mungkin tanpa diketahui oleh pak arif.
Tapi untuk mengangkat tubuh ini serasa berat sekali, seperti ada yang menindih badan saya dengan beras seberat i kuintal. Di iringi dengan jantung yang berdetak kencang, saya berusaha dengan sebisa mungkin untuk menggerakkan kaki dan tangan saya yang terasa sangat berat. Perlahan-lahan saya bergerak dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara, supaya tidak diketahui oleh pak arif. Saya merangkak menuju pintu dan ketika saya telah berada di depan pintu saya berdiri perlahan kemudian memegang daun pintu lalu menggeser dengan perlahan. Pintu terbuka sedikit kemudian saya mengeluarkan badan saya dengan secepat mungkin dan lari dari kamar humed dengan menjinjitkan kaki agar tidak terdengar langkah kakiku.
Saya berlari menuju blok kamar saya yang terletak di blok D. Jantung saya masih berdetak dengan kencang ketika akan memasuki kamar. Sampai di depan pintu kamar, langsung saja ku buka pintu kamar dan langsung masuk dengan segera dan langsung kurebahkan badan di dipan (tempat tidur). Saya coba menenangkan diri dan memperlambat denyut jantung saya. Tanpa terasa saya telah memejamkan mata saya untuk sejenak melupakan masalah pelarian diri yang baru saja saya alami.
Kentongan Garda Sekolah berbunyi sebanyak empat kali pertanda jam sudah menunjukkan pukul empat pagi. Saya terbangun dari tidur dengan sedikit perasaan aneh dan gelisah. Aneh karena saya berhasil meloloskan diri dari inspeksi mendadak dari pak arif di kamar Humed. Dan saya takut teman-teman melaporkan saya juga berada dalam "acara terlarang" tersebut, itulah yang membuat saya gelisah. Akhirnya saya menjalankan pagi hari ini dengan berpura-pura seperti tidak ada kejadian apa-apa. Membangunkan adik kelasku di dalam kamar dan segera bergegas ke masjid untuk menunaikan ibadah sholat Subuh. Kemudian setelah itu membaca Al-Qura'an dan langsung menuju kantin untuk sarapan pagi.
Setelah sarapan pagi saya bermaksud untuk megetahui kabar dari keempat teman saya yang tertangkap basah. Saya memutuskan untuk ke kamar humed setelah saya mengganti pakaian.
Nah, bagaimanakah nasib teman-teman saya?
Label: Cerita
Diposkan oleh nang's blog di 20:16 0 komentar