Sabtu, 15 Januari 2011

Short Memory

Short Memory, atau berpikiran pendek adalah sebuah sikap yang hanya berpikir untuk jangka yang pendek saja tidak untuk menghasilkan sesuatu yang berefek untuk jangka panjang. Menurut orang luar negeri, orang Indoensia kebanyakan memiliki sifat ini. Saya jadi berpikir apakah saya termasuk salah satu orang yang memiliki sifat seperti itu.
Apakah kita harus memiliki planning ke depan untuk kehidupan kita. Haruskah ada rencana untuk waktu dekat dan rencana untuk waktu panjang? Dan perlukah kita untuk membuat jadwal harian dan pencapaian harian, bulanan, atau tahunan? Ataukah kita juga perlu membuat target-target dalam hidup kita?
Jika saya baca di buku2 yang berbicara tentang manajemen waktu atau manajemen hidup, rencana dan target dalam hidup adalah sesuatu yang dibicarakan dan harus dilakukan. Itu adalah salah satu alat yang dapat mengukur tingkat produktivitas kita dan juga dapat menjadi motivasi bagi kita untuk mendapatkan atau mengejar target-target yang telah ditetapkan.
Tapi muncul pertanyaan lagi di dalam pikiranku. Bagaimana jika target-target tersebut tidak dapat saya wujudkan atau saya raih? Apakah hal tersebut dapat membuat rencana yang kita buat menjadi sia-sia? Akankah lebih baik saya ikuti saja hidup ini bagaikan air yang mengalir? Biarkan hidup ini membawa saya kemana arahnya berjalan dan akan penuh dengan kejutan. Tapi hidup yang muncul tidak akan sesuai dengan yang saya harapkan. Jika saya mengharapkan untuk kuliah di universitas A, tapi jika saya mengikuti hidup apa adanya mungkin saya bisa masuknya ke universitas B. Itu adalah salah satu contoh jika saya tidak mempunyai rencana yang baik. Alangkah baiknya jika saya mempunyai rencana untuk dapat masuk ke Universitas A dan berusaha untuk mendapatkan target yang telah saya tetapkan. Jikapun saya tidak dapat untuk mendapatkan target yang saya inginkan saya juga tidak akan kecewa, karena saya telah berusaha untuk mendapatkannya. Saya hanya perlu ikhlas menerima kenyataan dan berusaha untuk memperbaiki dan mengkoreksi diri jika terdapat sesuatu yang kurang dalam mendapatkan target2 yang telah ditetapkan. Segala Puji hanya untuk-Mu....

Senin, 25 Oktober 2010

BPMS: Business Prosess Management Software

Ini dia aplikasi yang gue bilang cukup menjanjikan dalam dunia software engineering. BPMS kepanjangan dari Business Process Management Software. Perangkat lunak ini sebenarnya menangani pembuatan business process yang akan dilakukan oleh sebuah aplikasi yang dibangun. Tapi sekarang BPMS ini berkembang fungsinya, dari flow yang ada dan state yang ada, dapat digenerate form-form yang dapat digunakan untuk membuat sebuah aplikasi yang diharapkan. Seperti aplikasi akuntansi, dari business process akuntansi yang ada dapat langsung dibuat form berdasarkan state dari business process tersebut. Bisa anda bayangkan, mudahnya membuat sebuah aplikasi, asalkan kita sudah mengetahui business process dari aplikasi tersebut, maka dengan mudah kita dapat membuat form-formnya.
Diantara BPMS yang sering dipakai dalam pengembangan aplikasi adalah Lombardi, buatan IBM. Lalu ada juga BPMS yang open source, yaitu Bonita. Tapi perangkat-perangkat lunak ini biasanya memiliki kapasitas yang cukup besar. Contohnya untuk Bonita yang open source saja memiliki besar file instalasi sebesar 260 MB, kemudian untuk Lombardi yang sudah menjadi aplikasi super, memiliki mentahan sekitar 1,2 GB. Cukup berat juga kan??
Mungkin karena engine yang ada di dalam perangkat lunak tersebut adalah java, maka menjadi lebih berat dibandingkan dengan aplikasi yang dibandun dengan engine yang berbeda.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Tutorial Oracle 10g XE

Tutorial ini berisi tentang pengenalan Oracle 10g XE. Mulai dari cara memulai Oracle sampai dengan demo untuk menggunakan user contoh yang telah disediakan oleh oracle. Dan juga akan ditunjukkan cara membuat sebuah aplikasi sederhana dari Oracle yang telah berbasis web atau dikenal dengan istilah web apps. Untuk download tutorialnya dapat dari link dibawah ini.
Pengenalan Oracle

Salam

Aplikasi Desktop dengan Java Menggunakan BlueJ

Beberapa hari ini lagi ada projek kecil-kecilan untuk buat aplikasi akuntansi dari teman yang kerja di perusahaan jual-beli motor/mobil atau otomotif. Pertama saya coba mengembangkan aplikasi dengan menggunakan IDE net beans. Memang berat sih, tapi karena sudah terbiasa dengan lamanya net beans ya jadi ga ada masalah. Terus tools di netbeans juga sudah cukup komplit dan juga sudah banyak sekali bantuan untuk masalah event handling. Beda jika kita mengembangkan aplikasi secara manual, akan sangat sulit sekali menangani event.
Kemarin saya jadi ingat, ada sebuah IDE lagi yang cukup ringan. Sewaktu belajar Java di kuliah saya juga memakai IDE itu. BlueJ, buatan dari University Kent ( bukan bermaksud promosi ya... ), tapi saya coba untuk membandingkan IDE yang disediakan untuk develop Java.
Sebenarnya saya belum pakai BlueJ ini untuk buat sebuah aplikasi. Tapi saya akan coba bikin aplikasi untuk pendaftaran kursus bimbingan belajar kakak-ku menggunakan BlueJ. Kali aja lebih mudah dan lebih ringan ( maklum saya develop aplikasi dari netbook saya yang kecil mungil, tapi sudah menghasilkan lebih dari harga-nya waktu beli, ^_^, itu kan namanya investasi yang menguntungkan bukan? ).
Oke, nanti report-nya untuk penggunaan bluej saya tulis lagi nanti deh.

Rabu, 08 September 2010

Keluar Dari Lubang Jarum(4)

Perasaanku tidak menentu ketika berjalan menuju kamar Humed. Ada sedikit perasaan geli yang membuat saya dapat tersenyum sendiri karena mengingat kejadian kemarin malam, tapi ada juga perasaan takut, takut teman-temanku melaporkan keberadaanku di dalam kamar tersebut kepada guru-guru piket di 130. Pintu kamar Humed sudah beberapa langkah dari hadapan saya, dan jantung saya sedikit berdetak kencang ketika pintu kamar Humed terbuka, saya membayangkan humed keluar dari kamar dan mengabarkan saya bahwa saya dipanggil ke 130. Tapi ternyata yang keluar dari pintu kamar Humed adalah adik kelas Humed yang akan pergi ke lapangan bola.
Melihat mereka keluar dari pintu kamar Humed, saya langsung spontan memanggil mereka kemudian bertanya kepada mereka, "Eh, kak Humed ada di kamar ga?"
"Ada kak.", jawab salah satu adik kelas yang sekamar dengan Humed.
Saya memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar Humed, tidak lupa untuk mengucapkan salam saya langsung menuju ke ruang tidur di mana suara Humed menjawab salam saya. Saya sudah membayangkan wajah teman-teman saya yang tertangkap kemarin kepada saya, wajah muram dan dendam kepada saya pasti yang akan dipasang. Tapi ternyata saya salah. Humed langsung tersenyum bertemu dengan saya, dia seketika tertawa dan berkata "Nang, ha..ha..ha.. kemarin bisa lolos lo?".
Saya belum menjawab, karena melihat Kamil yang keluar dari kamar mandi Humed dan dia langsung membalas pertanyaan Humed "Iya, kemarin gue langsung aja geser kursi belajar ke depan lo nang, untung pak Arif ga ngelihat lo".
Saya membalas "Iya mil, untung dia ga ngelihat gue. Thank u banget mil.".
"Terus lo diapain di 130?", saya bertanya kepada mereka.
Lalu mereka menjelaskan hukuman yang didapat, yaitu dikurung di kamar mandi 130, dan membangunkan adik kelas pada subuh nanti. Tapi mereka mendapatkan keuntungan, yaitu dapat makan lebih awal dibandingkan yang lain. Dalam hatiku, saya merasa lega, karena mereka tidak melaporkan saya ke petugas. Betapa tinggi solidaritas teman-temanku, bahkan sampai teman berbuat salah tidak dilaporkan.
Dari kejadian itu saya mendapatkan banyak pelajaran, terutama pelajaran tentang solidaritas dalam berkawan. Mungkin karena kami sudah tinggal dalam satu lingkungan pendidikan dan asrama sudah cukup lama, jadi teman sudah seperti keluarga sendiri. Karena orang tua, keluarga jauh dari lingkungan teman-teman yang tinggal di sekolah yang menerapkan sistem berasrama.Termasuk saya dan teman-teman saya. Satu lagi hal yang dapat saya jadikan pelajaran hidup, jangan sekali-kali menentang peraturan yang ada, karena jika kita sekali saja mencoba melanggar maka Tuhan biasanya akan memberikan sedikit peringatan kepada kita.

Sabtu, 04 September 2010

Pivot Point Calculator

This is a simple pivot point calculator that I've used in trading forex. It's to determine the support and resistance point.
I made this calculator in Java. And this is the link.
Pivot Point Calculator

Ok, happy trading.

Jumat, 23 Juli 2010

Konversi Celcius ke Fahrenheit Dengan Java Menggunakan Netbeans

Di postingan saya yang terdahulu Konversi Celcius ke Fahrenheit Dengan Java, saya membuat konversi menggunakan editor sederhana. Saya buat gui pada aplikasi tersebut dari awal, semua dengan manual tanpa bantuan IDE java satu pun, tapi berbekal sebuah buku Deitel yang judulnya Java: How to Program.
Tapi untuk postingan kali ini saya buat aplikasi yang sama dengan menggunakan IDE Netbeans 6.8. Fungsi dari aplikasi yang dibuat sama dengan aplikasi sebelumnya. Algoritmanya pun sama. Tapi yang berbeda adalah ketika membangun gui dari aplikasi. Pada aplikasi kali ini dibangun aplikasi menggunakan bantuan dari Netbeans. Bantuan rancangan gui dengan Netbeans membuat pembuatan aplikasi menjadi lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan membangun aplikasi gui di java tanpa bantuan IDE akan terasa lebih sulit dan lama dalam membangun gui-nya.
Namun dalam pembangunan kedua aplikasi konversi suhu yang sama ini, terdapat perbedaan antara aplikasi yang di bangun dengan bantuan IDE dan tanpa IDE. Mungkin ini dapat dijadikan bahan penelitian bagi yang suka meneliti. Mungkin penelitiannya tentang perbandingan aplikasi gui java yang dibangun dengan bantuan IDE dengan aplikasi gui java yang dibangun tanpa menggunakan IDE, dalam hal ini studi kasus aplikasi konversi celcius ke fahrenheit.
Berikut saya beri link untuk aplikasi yang sama tapi dengan bantuan IDE Netbeans.
ConvertFahrenheitNetbeans